Media Catur Prasetya News

Media Portal On-line Mitra Polri

KEUCHIK GAMPONG COT MEE NISAM DIDUGA TIDAK TRANSPARAN KELOLA DANA DESA

Nah, disini peran masyarakat desa juga sangat penting, dimana masyarakat harus s dalam seluruh keputusan dan kebijakan desa. Terkait dana desa, kepala desa juga harus melibatkan masyarakat desa mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan melalui forum musyawarah desa. Tapi selama tiga tahun ini Kades alias Keuchik Samsol tak pernah melakukan rapat pertanggung jawaban.

Nisam | Catur Prasetya News -Keuchik Gampong Cot Mee Kecamatan Nisam Kab Aceh Utara, dikeluhkan warganya terkait dengan tak transparan dalam pengelolaan keuangan desa yang disebut dana desa (DD). Khususnya tahun Anggaran berjalan 2018, 2019,2020,2021 Kepada reporter Media Catur Prasetya News beberapa warga masyarakat yang mewakili, kepada Media ini menyampaikan Masalah, Warga mengatakan bahwa sejak Keuchik Samsoel dilantik sebagai Kepala Desa / Keuchik Cot Mee tahun 2017 lalu, satu priode telah terlewati hingga kini Keuchik Terpilih kedua kalinya terkesan semua pengelolaan dana desa baik fisik maupun pemberdayaan dikelola tak transparan oleh Kepala Desa,” jelas warga Cot Mee Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara Senin, (20/6/22.).

report by Chandra 23/6/22
Gampong Cot Mee Kec Nisam Kab Aceh Utara, Secara Fakta dilapangan sejumlah pembangunan sarana dan prasarana milik gampong juni 2022 hingga berita ini diturunkan (23/6) belum juga rampung. Doc Chandra 23/6/22

Senin(20/6) Sore beberapa warga didepan Kantor Polsek Nisam Polres Lhokseumawe.

Selain mengadu prihal Beberapa item pembangunan Sarana dan prasarana di desa tersebut, lanjut warga Cot Mee yang enggan namanya disebutkan itu, Mengungkapkan “Banyak persoalan dalam pengelolaan dana desa di Cot Mee berpotensi korupsi dan semakin merebak terutama di dusun dusun dari Desa Gampong Cot Mee yang merupakan salah satu desa terpencil Di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara, dimana SDM nya terbatas yang kerap terjadi karena Pengelolaan Dana Desa Kepala Desa (Kades) alias Keuchik tidak transparan mengenai pengelolaan dana desa,” Ungkap Warga asli Kelahiran setempat berinisial A.

pembangunan Kantor Keuchik Gampong Cot Mee menggunakan Anggaran dana desa tahun 2020 – yang ironisnya dibulan juni 2022 kantor Keuchik Cot Mee belum juga Rampung

Padahal kata warga yang turut hadir dipertemuan itu, sesuai dengan peraturan Bupati Aceh Utara tentang Prioritas Penggunaan dana desa tahun 2020 hingga Tahun Anggaran 2022 ini bertujuan untuk memberikan acuan bagi Pemkab Aceh Utara dalam memfasilitasi penggunaan dana desa melalui pendampingan masyarakat Gampong, dan untuk memberikan acuan bagi Gampong dalam menyelenggarakan kewenangan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Gampong yang dibiayai dana desa,” pungkas salah di antaranya yang turut serta hadir.

Keuchik Syamsul dikenal sebagai Pemimpin Desa yang Penipu, banyak korban masyarakat ini menjadi korban Tipu muslihat keuchik samsol, termasuk janji terhadap komitmen dengan Media Catur Prasetya News, untuk tetap melakukan Keterbukaan informasi publik. Doc Chandra (23/6/22)

Nah, disini peran masyarakat desa juga sangat penting, dimana masyarakat harus s dalam seluruh keputusan dan kebijakan desa. Terkait dana desa, kepala desa juga harus melibatkan masyarakat desa mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan melalui forum musyawarah desa. Tapi selama tiga tahun ini Kades alias Keuchik Samsol tak pernah melakukan rapat pertanggung jawaban.

Terhadap warganya, Ironisnya Ketua BPD Alias Tuha Peut berkerja sama ikut terlibat dan tutup Mulut.Kuat Dugaan Beberapa Pengadaan Yang di Anggarkan Pada tahun 2020 hingga kini juga belum rampung, 2 Tahun Pelaksanaan tak Kunjung siap membuat Resah warga yang kian kondisinya sangat memperhatinkan.

Report by Chandra 23/6/22 Bersambung………..